HANCURNYA PROGRAM 100 HARI PEMERINTAHAN SBY-BUDIONO

Publik Negeri Ini pada awal-awal Pemerintahan SBY-BUDIONO menaruh harapan yang sangat besar akan kemajuan, baik itu Ekonomi, Politik, Hukum/HAM,Keamanan Kesejahteraan dan lain-lain.
Hal ini bukan tak ada dasar, pada periode yang lalu Pemerintahan SBY-JK mampu menangani segala macam permasalahan, baik itu ekonomi, Politik, Keamanan………dan lain-lain. Belum lagi bencana alam yang datang silih berganti…..seolah-olah itu merupakan ujian dari Allah SWT terhadap Pemerintahan yang Beliau Pimpin………Semua itu Alhamdulillah dapat diatasi Beliau.
Makanya publik sangat percaya dengan Pemerintahan Jilid-2 yang Beliau Pimpin saat ini……..tapi apa…………Semua harapan dan impian publik terhadap beliau sedikit demi sedikit mulai berkurang………hal ini antara lain :
1. Kasus Kriminalisasi KPK
2. Kasus Antasari Azhar
3. Kasus Anggodo
4. Kasus Century Bank
5. Kasus Hotel Prodeo Rutan Pondok Bambu
Kalau kita cermati semua kasus-kasus besar diatas, sangat nampak kelemahan dari Pemerintah SBY-BUDIONO, karena kalau semua itu ditelusuri………….alih-alih baliknya kepada beliau
Contoh yang terbaru adalah kasus Rutan Pondok Bambu…….kok bisa ya…..Penjara bisa seperti Hotel Bintang 5 (*****)…luar biasa. Kalau kita lihat betapa lemahnya Pemerintah dalah hal Ini MENKUMHAM mengawasi intitusinya……..Saya jadi ketawa melihat komentar KAWIL HUM DKI JAKARTA dalah siaranlansung di METRO TV, begitu beliau ditanya kok bisa Artalyta mendapat perlakuan yang seperti itu…….beliau menjawab bahwa Artalyta bukan seorang Koruptor……..Kalau begitu Pemerintah secara tak langsung menyuruh Pejabat atau Pengusaha Kakap untuk Melakukan KORUPSI.
Karena dengan melakukan KORUPSI dalam jumlah yang banyak maka yang bersangkutan walau nanti di Penjara tetap mendapat perlakuan yang mewah, kalau udah seperti ini saya ingat kata orang MEDAN ”
HEPENG MANGATUR NAGAROAN
Betapa kuatnya pengaruh UANG terhadap negara ang kita cintai ini………….Pantas WNI Turunan suka di Negara kita ini…….karena seperti pepatah orang Tionghoa ” Selagi Ayam Masih Mau Makan Jagung, Maka Kita Masih Bisa Hidup Di Indonesia “. Ini artinya betapa bobroknya mental Pejabat Kita, karena Pejabat Kita lebih mendewakan Uang dari pada Hati Nuraninya Sendiri………..
Ini secuil dari Potret Kegagalan Pemerintahan SBY-BUDIONO, mudah-mudahan beliau mau koreksi terhadap kasus-kasus yang muncul dalam Program Kerja 100 Hari Yang Telah Beliau Canangkan……..

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s