Anggaran FIPOB 3 Miliar

Sejumlah Dana Rp 3 miliar APBD Sumatera Utara tahun 2009 akan terserap guna mendukung dan memeriahkan penyelenggaraan Festival Internasional Pemuda Olahraga Bahari (FIPOB) yang akan dilangsungkan di sejumlah kabupaten/kota di daerah itu, 6-13 Juni mendatang
Data yang diperoleh wartawan dari Buku APBD Sumut tahun 2009, kemarin menyediakan anggaran sebesar Rp3 miliar untuk kegiatan tersebut.
Anggaran sebesar Rp3 miliar itu merupakan bagian dari total Rp 24,161 miliar anggaran pemuda dan olahraga pada Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut pada tahun 2009. Anggaran penyelenggaraan FIPOB yang tertuang pada kode rekening 118.01.20.018 tersebut meliputi belanja pegawai sebesar Rp 441,2 juta serta belanja barang dan jasa sebesar Rp2,558 juta.
FIPOB yang akan berlangsung di Sumut merupakan yang keempat setelah ajang yang sama pernah digelar di Makassar (Sulawesi Selatan), Padang (Sumatera Barat) dan Manado (Sulawesi Utara). Ajang yang akan diikuti para peserta dari dalam dan luar negeri itu akan mempertandingkan sejumlah cabang olahraga, diantaranya voli pantai, dragon boat, renang alam, tarik tambang perahu, triatlon dan paralayang.
Kemudian juga beberapa even lain yang digelar di sejumlah objek wisata bahari di Sumut seperti gantole, jetski, lari 10-K, futsal, tinju, binaraga dan drum band. FIPOB juga akan diramaikan dengan berbagai kegiatan lainnya seperti bendi hias, becak pariwisata hias, fun bike, mountain bike, lomba melukis, festival seni budaya etnis Sumut dan invitasi olahraga tradisional. Pada kesempatan itu juga akan dilangsungkan sejumlah seminar serta pameran produk wirausaha dan industri olahraga.
Dibuka Presiden
Presiden Susilo Bambang Yudhuyono (SBY) rencananya akan membuka kegiatan itu pada acara pembukaan 13 Juni di Pantai Perjuangan, Kabupaten Batubara, Sumut.Ketua Umum Panpel FIBOP IV/2009, Sekdaprovsu DR RE Nainggolan MM diwakili Asisten Setdaprovsu Drs Kasim Siyo saat membuka Rapat Teknis FIBOP IV/2009 di Hotel Dharma Deli Medan, Selasa [12/05] menyebutkan, pelaksanaan event tersebut seyogianya digelar pada 6-12 Juni, namun karena kesibukan Presiden akhirnya ditunda menjadi 13-20
Juni. “Kami berharap pelaksanaan FIBOP keempatkalinya ini merupakan hajatan besar dan sangat diperlukan kerjasama yang baik dengan berbagai instansi terkait guna mensukseskan kegiatan ini,” ujarnya.
Kegiatan internasional itu akan menggelar sebanyak 52 kegiatan yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Sumut yakni Kota Medan, Kota Pematang Siantar, Kabupaten Batubara, Asahan, Simalungun, Samosir, Toba Samosir, Karo dan Tapanuli Utara.Semnetara itu, Asisten Deputi Informasi, Promosi dan Pemasaran pada Deputi Kewirausahaan Pemuda dan Industri Olahraga Kemenegpora Dra Hermin Narwati mengatakan, pelaksanaan
FIBOP di Sumut itu merupakan yang keempat kalinya setelah pertama di Makassar, kedua di Padang dan ketiga di Manado.
Menurutnya pelaksanaan FIBOP tahun ini cukup berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya karena pembukaan dilaksanakan di Kabupaten Batubara, sedangkan penutupan di Samosir pada 20 Juni. “Kami sangat berharap kegiatan ini mendapat dukungan dari para pemerintahan daerah setempat sebagai usaha promosi wisata sekaligus meningkatkan kegiatan pemuda, olahraga dan kebudayaan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Harian Panpel Drs H Ardjoni Munir MPd menambahkan, berbagai kegiatan akan digelar pada FIBOP ini meliputi olahraga, festival, temu usaha dan pameran, seminar, workshop, promosi peralatan olahraga, pelatihan kewirausahaan, dialog dan fashion show pakaian olahraga dari bahan Batik. “Kegiatan yang paling spektakuler adalah pemecahan rekor MURI yakni gerak jalan dengan 45 ribu peserta yang direncanakan bersama Presiden SBY,” ujar Ardjoni yang juga Kadispora Sumut.
Pada rapat tersebut yang juga dihadiri Kadisbudpar Sumut Hj Nurlisa Ginting tersebut juga dibahas mengenai kordinasi masalah acara pembukaan dan penutupan serta persiapan kegiatan serta cabang-cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada FIBOP IV/2009.
Pelaksanaan FIBOP IV tersebut etrsebar di sembilan Kabupaten/Kota antara lain di Pantai Perjuangan Batubara meliputi acara pembukaan, festival layang-layang, sepakbola pantai dan atraksi barongsai. Kemudian di Samosir meliputi mountain bike, paralayang, paramotor, voli pantai, tinju nasional, binaraga nasional, lari 10 K, dragon boat dan renang perairan terbuka.
Selanjutnya di Simalungun digelar drum band dan Toba fun bike. Kemudian di Tobasa meliputi solu parsada-sadaan dan solu par dua-duan. Selanjutnya di Asahan dilaksanakan arung jeram. Di Tanah Karo digelar ketangkasan berkuda dan bendi hiasKemudian di Pematang Siantar digelar festival beca pariwisata hias dan di Medan dilaksanakan kejuaraan futsal serta gerak jalan bersama Presiden SBY

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s